Kitab Ilmu
Dalam kitab ilmu ada tujuh bab antara lain:
1. Fadilah ilmu dan ta’lim muta’alim
2. Fardhu a’in dan fardhu kifayah dari ilmu-ilmu dan penjelasan seputar fiqih dan perkataan dari ilmu-ilmu agama dan penjelasan ilmu akhirat dan ilmu dunia.
3. Jjj
4. Pembelokan pandangan dan sebab kesibukan manusia dengan perselisihan dan perdebatan.
5. Perilaku guru dan murid
6. Pembelokan ilmu dan ulama dan tanda-tanda pembedaan antara ulama dunia dan akhirat
7. Pikiran, keutamaan,penbagian dan berita-berita yang datang ke dalamnya.

Bab pertama: fadilah ilmu dan pengajaran serta pembelajarannya.
Fadilah-fadilah ilmu antara lain: keagungan akhirat dipelajari dengan ilmu,ilmu adalah pekerjaan yang paling utama dan kehidupan hati serta sumber kebahagiaan di dunia dan akhirat. Adapun keutamaan-keutamaan pengajaran adalah keagungan dalam kerajaan langit, Alloh memberikan pahala 70 kebaikan, dan mengampuni segala sesuatu sampai ikan-ikan di laut. Keutamaan-keutamaan pengajaran lebih utama daripada perbuatan sunnah, lebih baik daripada dunia dan isinya,dan mencari ilmu adalah jihad.

Bab kedua: fardhu a’in dan fardhu kifayah ilmu serta penjelasan seputar fiqih dan pembicaraan mengenai ilmu agama dan penjelasan ilmu akhirat dan ilmu dunia.
Ilmu-ilmu terbagi menjadi dua bagian yaitu:
1. Ilmu yang fardhu a’in. Adalah ilmu dengan tatacara melakukan dan waktu yang wajib.
2. Ilmu yang fardhu kifayah. Adalah setiap ilmu yang dibutuhkan dalam mengurusi perkara di dunia.
Adapun imam lima yang menjadikan ilmu-ilmu dan kebaikan dunia dan akhirat, baik untuk ibadah dan mua’malah. Berdasarkan atas itu, ilmu-ilmu terbagi menjadi dua jenisantara lain:
1. Ilmu-ilmu dalam kebaikan dunia yang ditulis dalam fiqih
2. Ilmu-ilmu dalam kebaikan akhirat seperti ilmu hati dan akhlaq.

Bab ketiga: perkiraan umum tentang ilmu-ilmu agama dan tidak ada didalamnya penjelasan ilmu madhmumah dan penguasaannya. tidak mencela terhadap sumber ilmu-ilmu dan sesungguhnya pencelaan pada seseorang dalam hak pengabdian dikarenakan beberapa sebab, diantaranya.1. menjadi penyebab bahaya, 2. Menjadi pembahaya bagi sahabatnya, 3. Pembelokan dalam ilmu yang tidak berfaedah. Adapun ilmu madhmum ada tiga bagian, antara lain: 1. Madhmum sedikit dan banyak, 2. Makhmud sedikit dan banyak, dan 3. Ilmu yang tidak terpuji kecuali pada kadar khusus.

Bab keempat: pembelokan pandangan dan sebab kesibikan manusia dalam berselisih dan berdebat. Benar-benar lahir pandangan-pandangan dari akhlaq madhmumah seperti sombong,kagum,hasud, persaingan kecuali dengan salah satu syarat yang berharga karena di dalamnya hasil kesenian yang berlawanan dan kebutuhan-kebutuhan yang menguatkan pendapat-pendapat.

Bab kelima: etika mua’lim dan muta’alim
Etika muta’alim dan tugas-tugasnya:1. Belaskasih terhadap muta’alim dan selalu mendekati mereka .2. Meneladani jejak ahli syariat yang dirahmati Alloh.3tidak mengrapkan sesuatu dari nasihat yang diberikan kepada muta’alim.4. Mencegah pembelajar dari akhlaq yang jelek, 5.ilmu yang dimiliki tidak menjadiakan keburukan dalam diri muta’alim,6. Merasa puas terhadap kemampuan pemahaman muta’alim, 7. Memberi materi yang nyata, 8.Mengajar dengan ilmu yang dimiliki.
Etika muta’alim dan tugas-tugasnya.1. suci jiwa, 2. Menyedikitkan bentuk-bentuk kesibukan,3. Tidak sombong terhadap ilmu,4. Menjaga dirinya. 5. Tidak menolak ilmu-ilmu yang terpuji,6. Tidak berbelok dalam salah satu seni dari beberapa seni ilmu,7. Mengetahui sebab untuk mencapai ilmu-ilmu yang paling mulia,8. Guru bertujuan baik dan bagus dengan keutamaan,9. Mengetahui pengertian ilmu terhadap tujuan-tujuan.

Bab keenam: pembelokan-pembelokan ilmu dan ulama dan tanda-tanda pembedaan ulama dunia dan akhirat. Ulama dunia adalah ulama yang jelek dan bertujuan menggunakan ilmu untuk kenikmatan dunia dan memperoleh kedudukan . ulama akhirat adalah ulama yang tidak mencari dunia dengan ilmu dan memahami kerendahan dunia dan menetapi kebesaran akhirat serta kejernihan nikmat-nikmatnya. Adapun tanda-tanda ulama akhirat adalah takut,khusyu’,tawadzhu’,akhlaqnya bagus dan zuhud.

Bab ketujuh: akal,keutamaan dan pembagiannya serta berita-berita seputarnya.
Hakikat akal: akal adalah sumber ilmu dan kemunculannya serta intinya seperti cahaya matahari. Kemuliaan akal: akal adalah isim yang dibentuk dengan penggabungan atas penganalisaan makna. Pembagian akal: 1. Gambaran yang membedakan manusia dengan hewan, 2. pengatur pembentukan pemikiran.