RESUME
Manajemen pendidikan
Definisi Manajemen pendidikan adalah Suatu proses yang dilakukan secara terus-menerus untuk mengatur setiap kegiatan serta penggunaan sumberdaya untuk mencapai bermacam-macam tujuan secara efektif (hasil yang dicapai tepat sasaran dan maksimal) dan efisien (mampu mencapai tujuan yang maksimal dengan biaya rendah) yang dilakukan dalam bidang pendidikan.
Dalam menejemen terdapat 4 faktor penting didalamnya yaitu:
• Tujuan (sesuatu yang ingin dicapai)
• Proses ( misi yang dilakukan untuk mewejudkan tujuan/visi)
• Sumber daya (semua hal yang mendukung dalam proses seperti manusia dan sarpras)
• Organisasi ( penstrukturan/pengaturan )

Ruang lingkup manajemen pendidikan adalah antara lain:
• Kurikulum dan pembelajaran
• Peserta didik
• Ketenagaan
• Sarana dan prasarana
• Kerjasama dengan masyarakat
• Lingkungan dan budaya
• Administrasi dan sistem informasi
• Anggaran Pembiayaan

Visi adalah merupakan rencana jangka panjang.
Syarat sebuah visi antara lain :
• Spesifik
• Sederhana
• Berpengarh terhadap apa yang ingin dicapai
• Jangka panjang
• Sejalan dengan vsi organisasi
Misi sekolah adalah mempresentasikan raison d’entre atau alasan mendasar mengapa sebuah sekolah didirikan

Manajemen berbasis sekolah(MBS)didifinisikan sebagai pemberian kewenangan untuk pembuatan keputusan pada setiap sekolah.
Tahapan-tahapan pelaksanaan MBS adalah antara lain :
• Perencanaan program (visi, misi, tujuan, dan rencana kerja sekolah )
• Pelaksanaan progaram
• Pengawasan dan evaluasi
Dalam MBS terdapat beberapa prinsip adalah antara lain :
• partisipasi
• transparansi
• kualitas
• otonomi
• fleksibilitas
• akuntabilitas
• efektifitas

Dasar Dasar
UU No. 20 – 2003 tentang Sisdiknas Pasal 51:
1) Pengelolaan satuan pendidikan anak usia dini pendidikan dasar, dan pendidikan menengah
dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal dengan prinsip manajemen berbasis
sekolah/madrasah.
2) Pengelolaan satuan pendidikan tinggi dilaksanakan berdasarkan prinsip otonomi, akuntabilitas, jaminan mutu, dan evaluasi yang transparan (prinsip MBS).
PP 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasasl 49 ayat (1):
(1) Pengelolaan satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah menerapkan manajemen berbasis sekolah yang ditunjukkan dengan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.
REFLEKSI
Suatu Managemen pendidikan sangat dibutuh dalm suatu sekolahan karena dengan menegemen pendidikan sebuah sekolah akan dapat menentukan tujuan, proses, sistem atau organisasi dan sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan dalam perncanaan dan pembangunan disekolah tersebut.
Dalam menejemen terdapat 4 faktor penting didalamnya yaitu:
• Tujuan (sesuatu yang ingin dicapai) dalam tujuan ini harus jelas dan terfokus .
• Proses ( misi yang dilakukan untuk mewejudkan tujuan/visi) suatu keberhasilan suatu rencana sangatlah tergantung pada proses yang dilakukan. Didalam sebuah proses terdapat unsur penting yaitu strategi dan metode.
• Sumber daya (semua hal yang mendukung dalam proses seperti manusia dan sarpras) untuk mendapatkan output yang berkualitas harus memiliki sumber daya yang baik pula, dari segi manusia(pelajar dan pengajar) sarana dan prasarana
• Organisasi ( penstrukturan/pengaturan ) sistem managemen pendidikan akan lebih baik apabila dalam pengorganisasianya tersusun dengan baik.

Dalam sebuah sekolah/lembaga arus memiliki visi (tujuan jangka panjang yang ingin dicapai) yang jelas supaya dapat menentukan arah dan tujuan sekolah/lembaga tersebut. Untuk mencapai visi yang direncanakan sekolah harus memiliki misi (usaha untuk mewujudkan visi) yang baik dan terarah.

Managemen berbasis sekolah merupakan salah satu bentuk dari managemen pendidikan yang didalamnya mengandung unsur kebebasan/kewenangan terarah pada setiap lembaga/sekolah dalam segi pengambilan keputusan terhadap kebijakan sekolah. Kewenangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan prestasi baik dalam kemampuan berpikir ataupun kinerja sekolah. Didalam sebuah MBS terdapat tahapan-tahapan adalah antara lain :
Perencanaan program (visi, misi, tujuan, dan rencana kerja sekolah ) sebuah program akan berjalan baik apabila disertai dengan perencanaan yang baik pula.
Pelaksanaan program adalah sebuah proses yang berjalan dalam sebuah program yang telah direncanakan.
Pengawasan dan evaluasi merupakan tindak lanjut setelah proses atau pelaksanaan berjalan, kedua kegiatan ini dilakukan sebagai tolak ukur untuk mengetahui seberapa baik proses yang sudah berjalan.
Semua hal tentang mangemen pendidikan berdasarkan atas :
• PP 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 49
• UU No. 20 – 2003 tentang Sisdiknas Pasal 51:
Sehingga untuk pengembangan manegemen itu sendiri harus mengacu dan tidak boleh melanggar pada dasar tersebut.