RESUME
Manajemen merupakan suatu proses terus menerus untuk mrngatur setiap kegiatan. Serta pengunaan sumber daya suatu organisasi untuk mencapai bermacam-macam tujuan secara maksimal dan efisien. Dalam manajemen terdapat 5 fungsi dasar yaitu planning, organizing, staffing, directing and controlling.
Karakteristik Organisasi Pendidikan

1. Perumusan tujuan lebih rumit…
Apa rumusannya?
Siapa yang merumuskan?
Bagaimana harus dirumuskan?
2 pencapaian tujuan lebih sulit diukur.
3. peserta didik (manusia) merupakan subyek yang rumit.
4. guru dan tenaga kependidikan sebagai professional menuntut otonomi yang tinggi.
5. pihak yang berkepentingan (stakeholders) dengan pendidikan lebih banyak
6. para manajer pendidikan (di sekolah) umunya tidak dapat sepenuhnya melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan.

Ruang lingkup manajemen pendidikan

1. Kurikulum dan pembelajaran
2. Peserta didik
3. Ketenagaan
4. Sarana dan prasarana
5. Kerjasama dengan masyarakat
6. Lingkungan dan budaya
7. Administrasi dan sistem informasi
8. Anggaran Pembiayaan

Standar Nasional Pendidikan

1. Standar kompetensi lulusan
2. Standar isi
3. Standar pendidik dan tenaga kependidikan
4. Standar proses
5. Standar sarana dan prasarana
6. Standar pembiayaan
7. Standar pengelolaan
8. Standar penilaian pendidikan

Pedoman dan dasar MBS adalah :
1. UU No. 20 – 2003 tentang Sisdiknas, Pasal 51.
2. PP 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 49 ayat (1).

Prinsip MBS adalah :
1. partisipasi
2. transparansi
3. kualitas
4. otonomi
5. fleksibilitas
6. akuntabilitas
7. efektifitas

Manfaat MBS adalah :
1. Meningkatkan sikap positif dan kepuasan kerja guru.
2. Meningkatkan tingkat kehadiran guru.
3. Meningkatkan tingkat keterlibatan masyarakat.
4. Meningkatkan kepuasan kepala sekolah, guru, orang tua dan siswa.
5. Meningkatkan prestasi siswa.
6. Menurunkan absentisme dan DO.

REFLEKSI
A.Untuk mencapai hasil yang maksimal dan efisien dalam mengelola suatu manajemen dalam berorganisasi haruslah dilakukan secara terus menerus. Serta dengan memanfaatkan sumber daya yang ada yaitu manusia, financial, dan juga materi
B. Sebuah manajemen dalam pelaksanaannya mempunyai beberapa tujuan, yaitu :
1. tujuan : apa yang ingin dicapai
2.proses : planning, organizing, leading, controlling
3.sumber daya : sarana dan prasarana, manusia, informasi, teknologi,material, uang
tetapi dalam hal tersebut yang paling penting dan mendasar adalah tujuan tersebut.
C.Manajemen mempunyai 5 fungsi dasar dalam penerapannya agar tercapai hasil yang efisien dan maksimal yaitu :
1.planning
2.organizing
3.staffing
4.directing
5.controlling
D. Dalam pelaksanaannya menejemen mempunyai karakteristik yang sangat rumit, sehingga dibutuhkan keuletan dalam menjalankan organisasi tersebut agar tercapai suatu tujuan yang maksimal dan efisien.

E. Manajemen pendidikan mempunyai ruang lingkup yang sangat luas sekali mencakup berbagai sisi termasuk budaya. Tetapi hal yang sangat penting adalah anggaran dan biaya, karena dalam suatu menejemen harus ada anggaran dan biaya agar bisa terlaksana tujuannya.

F. Dalam sistim pendidikan di Negara kita harus mempunyai standar-standar tertentu misalnya standar sarana dan prasarana. Agar suatu sekolah bisa tercapai tujuannya harus memiliki sarana dan prasarana yang memadai dalam setiap kegiatannya.

G. Dalam pelaksanaan Pedoman dan dasar MBS adalah :
1. UU No. 20 – 2003 tentang Sisdiknas, Pasal 51.
2. PP 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 49 ayat (1).
Hal ini diatur agar suatu manajemen bisa tercapai tujuannya dan mempunyai hasil yang baik dalam pelaksanaannya.

H. Dalam pelaksanaan suatu manajemen berbasis sekolah mempunyai prinsip-prinsip yang sudah diatur dalam organisasi. Hal itu dijadikan prinsip agar meningkatkan mutu dalam pendidikan terutama pendidikan kejuruan.

I. Dalam hal ini manajemen berbasis sekolah banyak memberikan suatu manfaat yang sangat banyak. Manfaat itu tidak hanya didapat oleh siswa saja, tetapi manfaat itu bisa didapat oleh guru, orang tua, kepala sekolah dan lainnya. Karena sistim yang dibuat bisa berjalan dengan baik sehingga siswa bisa mendapatkan materi yang semestinya mereka dapatkan dan dalam pelaksanaan evaluasi akan mencapai hasil yang diinginkan sehingga bisa mencetak lulusan yang bermanfaat dan bisa diterima oleh (DU/DI) ataupun masyarakat.

RESUME
Manajemen pendidikan
Definisi Manajemen pendidikan adalah Suatu proses yang dilakukan secara terus-menerus untuk mengatur setiap kegiatan serta penggunaan sumberdaya untuk mencapai bermacam-macam tujuan secara efektif (hasil yang dicapai tepat sasaran dan maksimal) dan efisien (mampu mencapai tujuan yang maksimal dengan biaya rendah) yang dilakukan dalam bidang pendidikan.
Dalam menejemen terdapat 4 faktor penting didalamnya yaitu:
• Tujuan (sesuatu yang ingin dicapai)
• Proses ( misi yang dilakukan untuk mewejudkan tujuan/visi)
• Sumber daya (semua hal yang mendukung dalam proses seperti manusia dan sarpras)
• Organisasi ( penstrukturan/pengaturan )

Ruang lingkup manajemen pendidikan adalah antara lain:
• Kurikulum dan pembelajaran
• Peserta didik
• Ketenagaan
• Sarana dan prasarana
• Kerjasama dengan masyarakat
• Lingkungan dan budaya
• Administrasi dan sistem informasi
• Anggaran Pembiayaan

Visi adalah merupakan rencana jangka panjang.
Syarat sebuah visi antara lain :
• Spesifik
• Sederhana
• Berpengarh terhadap apa yang ingin dicapai
• Jangka panjang
• Sejalan dengan vsi organisasi
Misi sekolah adalah mempresentasikan raison d’entre atau alasan mendasar mengapa sebuah sekolah didirikan

Manajemen berbasis sekolah(MBS)didifinisikan sebagai pemberian kewenangan untuk pembuatan keputusan pada setiap sekolah.
Tahapan-tahapan pelaksanaan MBS adalah antara lain :
• Perencanaan program (visi, misi, tujuan, dan rencana kerja sekolah )
• Pelaksanaan progaram
• Pengawasan dan evaluasi
Dalam MBS terdapat beberapa prinsip adalah antara lain :
• partisipasi
• transparansi
• kualitas
• otonomi
• fleksibilitas
• akuntabilitas
• efektifitas

Dasar Dasar
UU No. 20 – 2003 tentang Sisdiknas Pasal 51:
1) Pengelolaan satuan pendidikan anak usia dini pendidikan dasar, dan pendidikan menengah
dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal dengan prinsip manajemen berbasis
sekolah/madrasah.
2) Pengelolaan satuan pendidikan tinggi dilaksanakan berdasarkan prinsip otonomi, akuntabilitas, jaminan mutu, dan evaluasi yang transparan (prinsip MBS).
PP 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasasl 49 ayat (1):
(1) Pengelolaan satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah menerapkan manajemen berbasis sekolah yang ditunjukkan dengan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.
REFLEKSI
Suatu Managemen pendidikan sangat dibutuh dalm suatu sekolahan karena dengan menegemen pendidikan sebuah sekolah akan dapat menentukan tujuan, proses, sistem atau organisasi dan sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan dalam perncanaan dan pembangunan disekolah tersebut.
Dalam menejemen terdapat 4 faktor penting didalamnya yaitu:
• Tujuan (sesuatu yang ingin dicapai) dalam tujuan ini harus jelas dan terfokus .
• Proses ( misi yang dilakukan untuk mewejudkan tujuan/visi) suatu keberhasilan suatu rencana sangatlah tergantung pada proses yang dilakukan. Didalam sebuah proses terdapat unsur penting yaitu strategi dan metode.
• Sumber daya (semua hal yang mendukung dalam proses seperti manusia dan sarpras) untuk mendapatkan output yang berkualitas harus memiliki sumber daya yang baik pula, dari segi manusia(pelajar dan pengajar) sarana dan prasarana
• Organisasi ( penstrukturan/pengaturan ) sistem managemen pendidikan akan lebih baik apabila dalam pengorganisasianya tersusun dengan baik.

Dalam sebuah sekolah/lembaga arus memiliki visi (tujuan jangka panjang yang ingin dicapai) yang jelas supaya dapat menentukan arah dan tujuan sekolah/lembaga tersebut. Untuk mencapai visi yang direncanakan sekolah harus memiliki misi (usaha untuk mewujudkan visi) yang baik dan terarah.

Managemen berbasis sekolah merupakan salah satu bentuk dari managemen pendidikan yang didalamnya mengandung unsur kebebasan/kewenangan terarah pada setiap lembaga/sekolah dalam segi pengambilan keputusan terhadap kebijakan sekolah. Kewenangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan prestasi baik dalam kemampuan berpikir ataupun kinerja sekolah. Didalam sebuah MBS terdapat tahapan-tahapan adalah antara lain :
Perencanaan program (visi, misi, tujuan, dan rencana kerja sekolah ) sebuah program akan berjalan baik apabila disertai dengan perencanaan yang baik pula.
Pelaksanaan program adalah sebuah proses yang berjalan dalam sebuah program yang telah direncanakan.
Pengawasan dan evaluasi merupakan tindak lanjut setelah proses atau pelaksanaan berjalan, kedua kegiatan ini dilakukan sebagai tolak ukur untuk mengetahui seberapa baik proses yang sudah berjalan.
Semua hal tentang mangemen pendidikan berdasarkan atas :
• PP 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 49
• UU No. 20 – 2003 tentang Sisdiknas Pasal 51:
Sehingga untuk pengembangan manegemen itu sendiri harus mengacu dan tidak boleh melanggar pada dasar tersebut.