Mengenal ring piston dalam mesin otomotif adalah bahan topik pembahasan kita kali ini. Seperti kita telah ketahui bahwa letak ring piston terpasang pada alur yang berada di piston. Jumlah ada beberapa macam tergantung pada tipe mesin yang menggunakan ring piston tersebut. Namun secara mudahnya kita dapat membedakannya berdasarkan proses kerja dari mesin tersebut.

Mesin 4 Langkah

Untuk mesin yang menggunakan siklus kerja 4 tak biasanya menggunakan 3 ring piston, yang terdiri atas 2 ring kompresi dan 1 ring oli.

Mesin 2 Langkah

untuk mesin yang menggunakan siklus kerja 2 tak menggunakan 2 ring piston yang mana kedua ring piston itu adalah ring kompresi. Untuk mesin 2 tak tidak menggunakan ring oli , karena oli yang untuk melumasi silinder dan piston sudah tercampur bersama bahan bakar untuk terbakar. Tapi untuk mesin 4 tak menggunakan ring oli yang berfungsi untuk menarik atau melumasi dan membuat lapisan oil film yang tipis antara celah silinder dengan piston. Sehingga oli tidak habis atau tidak ikut terbakar juga.

 

Fungsi ring piston.


Agar piston dapat bergerak bebas dalam silinder blok , maka antara piston dan silinder blok harus ada celah. Jika tidak ada celah , maka piston akan macet. Celah ini menimbulkan dampak negatif , yaitu campuran bensin dan udara akan bocor melalui celah – celah tersebut. Untuk itulah maka digunakanlah ring piston , yang berguna untuk memperkecil kebocoran campuran bensin dan udara tersebut. Dan inilah guna ring piston yang kita kenal dengan nama ring kompresi.

Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa ring piston ada dua macam:

  1. Ring kompresi : berfungsi untuk merapatkan celah antara piston dan silinder blok.Sekaligus berfungsi membentuk ruang bakar bersama piston dan silinder blok.
  2. Ring oli: berfungsi untuk mengikis oli yang membasahi dinding silinder, agar tercipta lapisan oli yang tipis , sehingga oli tidak habis terbakar.

Untuk mencapai tujuan dan fungsi dari kedua ring piston tersebut , maka ring piston harus mempunyai syarat sebagai berikut:

  1. Tahan terhadap panas dan pemuaian
  2. Tahan akan keausan
  3. Tahan puntiran dan tidak mudah patah.