Category: MAKALAH


PERS

PENDAHULUAN

1.1latar belakang

pers dalam arti sempit, yakni media cetak dan pers dalam arti luas , yakni meliputi semua barang cetakan yang ditujukan untuk umum sebagai penggati istilah printed mass media. Berkembangnya media yang mampu menjangkau massa juga membuat istilah pers semakin meluas. Kini orang juga lazim menyebut pelaku atas kegiatan yang berhubungan dengan media massa elektronik, Pers Juga elaksanakan kontrol sosial (Social Control) untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan keuasaan baik korupsi, kolusi dan nepotisme. maupun penyelewengan dan penyimpangan lainnya. Baca lebih lanjut

Iklan

BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang

Pisang adalah tanaman buah , sumber vitamin, mineral dan karbohidrat. Di Indonesia pisang yang ditanam baik dalam skala rumah tangga ataupun kebun pemeliharaannya kurang intensif. Sehingga, produksi pisang Indonesia rendah, dan tidak mampu bersaing di pasar internasional. Pisang adalah tanaman buah berupa herba yang berasal dari kawasan di Asia Tenggara (termasuk Indonesia). Tanaman ini kemudian menyebar ke Afrika (Madagaskar), Amerika Selatan dan Tengah. Di Jawa Barat, pisang disebut dengan Cau, di Jawa Tengah dan Jawa Timur dinamakan Gedhang. Baca lebih lanjut

BAB I
PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Konflik social merupakan hal biasa yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, namun yang menjadi masalah adalah skala dari konflik social tersebut. Skala konflik social yang besar dapat berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan seorang indifidu ataupun kelompok yang tidak bertautan dengan konflik yang ada.
Secara garis besar konflik adalah perbedaan sudut pandang cara kerja dan opini ntar indifidu maupun kelompok, Tidak sedikit konflik yang terjadi berlangsung dalam jangka panjang ataupun terjadi kontak fisik bahkan pertikaian diantara pelaku konflik. Dalam kehidupan kita pun pasti pernah dan akan terjadi konflik, dan di setiap konflik pasti ada jalan keluarny sendiri sendiri, oleh karena itu kita harus lebih kompetitif dalam menyelesaikan setiap kejadian yang terjadi dalam kehidupan ini. Baca lebih lanjut

KOMPOS

BAB I
PENDAHULUAN

1.1Latar belakang
Saat ini berbagai tempat keadaan tanahnya sangat memprihatinkan baik di daerah perkotaan ataupun pedesaan, hal ini dikarenakan lahan tersebut kosong dan tidak terawat atau pengolahan tanah yang salah.
Penggunaan pupuk buatan sekarang sangat berlebihan, penggunaan pupuk ini dapat merusak keseimbangan tanah dan kwalitas air di daerah tersebut, ditengarai penggunaan pupuk buatan juga dapat menjadi sumber polusi baik air, tanah maupun udara. Proses nitrifikasi pada pupuk buatan merupakan proses yang dapat menghasilkan zat yang dapat merusak lapisan ozon. Baca lebih lanjut

KODE ETIK JURNALISTIK

 

BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang

Wartawan adalah sebuah profesi, Dengan kata lain, wartwan adalah seorang profesional. Seperti halnya dokter, bidan, guru atau pengacara. Dalam menjalankan profesinya, seorang wartawan harus dengan sadar menjalankan tugas, hak, kewajiban dan fungsinya yakni mengemukakan apa yang sebenarnya terjadi. Sebagai seorang profesional, seorang wartawan harus turun ke lapangan untuk meliput suatu peristiwayang bisa terjadi kapan saja. Bahkan, wartawan kadangkala harus bekerja menghadapi bahaya untuk mendapatkan berita terbaru dan original.
Selain itu wartawan harus mematuhi kode etik jurnalistik, misalnya wartawan tidak menyebarkan berita yang bersifat dusta, fitnah, sadis dan cabul serta tidak menyebutkan identitas korban kejahatan susila. wartawan menghargai dan menghormati hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar, wartawan tidak dibenarkan menjiplak, wartawan tidak diperkenankan menerima sogokan, dsb. Dalam melaksanakan kode etik junelistik tidak semudah membalikkan telapak tangan. banyak hambatan yang harus dilalui untuk menjadi wartawan yang profesional.
kode etik harus menjadi landasan moral atau etika profesi yang bisa menjadi operasional dalam menegakkan integritas dan profesionalitas wartawan. Penetapan kode etik guna menjamin tegakanya kebebasan pers serta terpenuhinya hak – hak masyarakat.
Wartawan memiliki kebebasan pers yakni kebebasan mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Meskipun demikian, kebebasan disini dibatasi dengan kewajiban menghormati norma norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat.

1.2 Tujuan

Suatu sistem pers di Indonesia bagaimana sebaiknya pers itu dapat melaksanakan kebebasan dan tanggung jawabnya. Pers dalam sejarah Indonesia memiliki peran yang efektif debagai jembatan komunikasi timbal balik antara pemerintah dengan masyarakat, dan masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.
Pers sebagai salah satu unsur media masa yang hadir ditengah masyarakat bersama dengan lembaga masyarakat alinnya harus mampu menjadikan diri sebagai forum pertukaran fikiran, komenter, dan kritik yang bersifat menyeluruh dan tuntas, tidak membedakankelompok, golongan dan agama. Baca lebih lanjut

MAKALAH FILSAFAH PANCASILA

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Sebagai falsafah negara, tentu Pancasila ada yang merumuskannya. Pancasila memang merupakan karunia terbesar dari Allah SWT dan ternyata merupakan light-star bagi segenap bangsa Indonesia di masa-masa selanjutnya, baik sebagai pedoman dalam memperjuangkan kemerdekaan, juga sebagai alat pemersatu dalam hidup kerukunan berbangsa, serta sebagai pandangan hidup untuk kehidupan manusia Indonesia sehari-hari, dan yang jelas tadi telah diungkapkan sebagai dasar serta falsafah negara Republik Indonesia. Baca lebih lanjut

MAKALAH BELUT

BAB I
PENDAHULUAN

1.1Latar belakang
Indonesia dikenal sebagai negara yang luas dan kaya akan keanekaragaman hayati. Salah satunya adalah belut (Synbranchordae) Didalan kurun waktu kurang lebih 29 tahun terakhir ini terus memiliki nilai bisnis yang terus meningkat. Bahkan diberbagai negara terkadang belut dijadikan komoditi iutama untuk pasar lokal maupun untuk ekspor
Belut adalah salah satu jenis ikan yang dapat digunakan dalam berbagai keperluan, misalnya dapat dikonsumsi ataupun sebagai snack. Di Indonesia dikenal 3 jenis belut. Belut biasanya hidup di daerah persawahan ataupun rawa rawa. Baca lebih lanjut